
KUTAI BARAT, 20 Oktober 2026 – Upaya mengatasi pemulihan sistem kelistrikan di Kabupaten Kutai Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Mesin pembangkit tambahan dengan total kapasitas 5 megawatt (MW) untuk Sistem Melak telah tiba pada Selasa (20/10/2026), dengan dukungan pengawalan dan pengamanan dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat.
Pengawalan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran mobilisasi peralatan pembangkit menuju lokasi. Sinergi antara PT PLN (Persero) dan Polres Kutai Barat ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan penguatan pasokan listrik bagi masyarakat.
Manager PLN ULP Melak, Agung Putra Raharjo, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., beserta seluruh jajaran atas dukungan yang diberikan selama proses mobilisasi.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Kutai Barat beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan pengawalan hingga mesin tambahan 5 MW tiba di Melak. Sinergi ini sangat berarti bagi kami dalam mempercepat upaya penguatan sistem kelistrikan demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Kutai Barat,” ujar Agung.
Menurut Agung, kedatangan mesin tambahan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam meningkatkan daya mampu Sistem Melak. PLN selanjutnya akan melanjutkan proses instalasi, penyelesaian infrastruktur pendukung, integrasi sistem, serta pengujian sebelum mesin dapat dioperasikan.
“Kami memahami besarnya harapan masyarakat terhadap perbaikan kondisi kelistrikan. Kedatangan mesin ini menjadi langkah maju yang nyata. Kami terus berupaya mempercepat seluruh tahapan pekerjaan berikutnya dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keandalan sistem,” tambah Agung.
Sementara itu, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan publik, termasuk penguatan keandalan kelistrikan di Kabupaten Kutai Barat.
“Polres Kutai Barat siap mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk upaya penguatan kelistrikan. Pengawalan mobilisasi mesin pembangkit ini merupakan bentuk dukungan kami agar seluruh proses berjalan aman dan lancar. Kami berharap penambahan kapasitas ini dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Barat,” ungkapnya.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses mobilisasi mesin pembangkit tambahan tersebut.
Melalui kolaborasi lintas sektor, PLN berkomitmen terus mempercepat penguatan Sistem Melak agar tambahan kapasitas pembangkit dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, mendukung pelayanan publik, serta menunjang aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Kabupaten Kutai Barat.
